Lokakarya Mini Tribulanan UPTD Puskesmas Rajadesa semester pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2025 di Aula Puskesmas Rajadesa yang dihadiri oleh Dandramil 1311 Rajadesa, Kapolsek Rajadesa, Korwil Pendidikan Keamatan. Rajadesa, Kepala UPTD P5A, Kepala KUA Kecamatan Rajadesa, Ketua MUI Kecamatan Rajadesa, Kepala Desa Se-Kec Rajadesa, Ketua Tim PKK Desa, Pendamping Desa, Ketua Karangtaruna, Kepala UPTD Pertanian, dan Koordinator BPP Kecamatan Rajadesa.
Ada beberapa materi yang disampaikan diantaranya :
a. Evaluasi capaian program Gizi dan KIA meliputi Capaian N/D yang masih belum memenuhi target, Bumil KEK yang mendapatkan PMT belum memenuhi target, dan capaian beberapa pelayanan seperti ibu hamil 79 %, Ibu bersalin 71 %, Kesehatan Bayi 75 % dan Kesehatan Balita 93 %.
b. Pelayanan Cek Kesehatan Gratis di hari ulang tahun bagi seluruh warga masyarakat Kecamatan Rajadesa baik pasien Umum ataupun pasien Peserta BPJS Kesehatan.
c. Penererapan Kawasan Tanpa Rokok di seluruh kawasan UPTD Puskesmas Rajadesa, berlaku selama 24 jam dan untuk pegawai juga seluruh pengunjung UPTD Puskesmas Rajadesa, tanpa terkecuali.
d. Penjelasan tentang pelaksanaan Layanan Integrasi Primer (ILP) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rajadesa di setiap Pustu desa memiliki 2 orang kader yang membantu petugas kesehatan melaksanakan kunjungan rumah.
e. Permasalahn Stunting (gagal tumbuh kembang pada anak) yang masih mengalami peningkatan kasus pada semester pertama ini, dikarenakan faktor Berat Bayi Lahir Rendah, (BBLR), prematur, dan faktor penyakit penyerta.
Dari beberapa permasalahan diatas akan dibuat rencana pemecahan masalah bersama lintas sektor agar target yang di harapkan dapat tercapai, karena apabila tidak di hadapi secara bersama tentunya akan kurang maksimal, peran pemerintah Desa setempat akan membantu Puskesmas dalam mencapai target, terutama terhadap program – program yang langsung berhubungan dengan masyarakat akan lebih mudah apabila melibatkan perangkat Desa setempat dan kader kesehatan Desa setempat.