Kader kesehatan merupakan bagian yang tak terpisahkan kinerja nya dari Puskesmas, oleh sebab itu pihak Puskesmas perlu mengadakan kegiatan kapasitas kader kesehatan untuk memberikan skill dan pengetahuan tambahan kepada para kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rajadesa. Sejak diadakannya program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Ciamis pada tahun 2025 ini di seluruh Puskesmas, peran kader menjadi vital karena akan membantu petugas yang berada di Pustu/Poskesdes dalam menjalankan program ILP di setiap Desa, baik itu dalam kegiatan Posyandu, Kelas ibu hamil dan Kelas balita, kegiatan skrining penyakit tidak menular dan dalam penanggulangan penyakit menular.
Program ILP memberikan kemudahan bagi Masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, karena bagi yang jaraknya jauh dari Puskesmas dapat mendapatkan pelayanan kesehatan di Pustu/Poskesdes Desa setempat, namun bila perlu penanganan lebih dan tidak dapat di tangani di Pustu/Poskesdes maka akan dirujuk ke Puskesmas induk.
Kegiatan peningkatan kapasitas kader tersebut dilaksanakan pada hari Kamis 27 Februari 2025 yang bertempat di Pendopo Bukit Samida Desa Rajadesa, Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut mengenai Gizi Masyarakat dan tetang 25 Keterampilan Kader. Permasalahan gizi masih menjadi salah satu hal yang umum terjadi di kalangan Masyarakat di Kecamatan Rajadesa, karena dengan adanya permasalahan gizi khususnya pada anak usia bayi dan balita akan mengakibatkan permasalahan tumbuh kembang dan kecerdasan anak dan akan mengakibatkan masalah Stunting, yang apabila dibiarkan akan menjadikan ancaman bagi generasi penerus karena akan menjadi penghambat dalam segi intelegensi dan berbagai aspek kehidupan pada masa depan anak – anak. Kemudian dijelaskan tentang 25 hal yang harus di kuasai oleh kader kesehatan dalam melaksanakan program ILP di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rajadesa, agar dalam pelaksanaannya dapat membantu kinerja petugas kesehan yang bertugas di Pustu/Poskesdes.