Hari Demam Berdarah ASEAN / ASEAN DENGUE DAY diperingati tanggal 15 Juni 2024. Dengan tema Hari Demam Berdarah ASEAN adalah "Komitmen ASEAN untuk Memerangi Demam Berdarah", sedangkan di Indonesia temanya adalah "Wujudkan Indonesia Bebas Dengue". Pada Hari Demam Berdarah ASEAN ini, ASEAN mendorong setiap negara anggota untuk melibatkan masyarakat luas. Di luar sektor perawatan kesehatan dan komunitas ilmiah, dalam membentuk strategi dan tindakan untuk mengurangi demam berdarah. ASEAN juga menekankan pentingnya memanfaatkan sinergi dalam kemitraan. Terutama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam program pencegahan dan pengendalian demam berdarah.
Angka kejadian kasus penyakit Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Ciamis sendiri dari tahun 2023 ke tahun 2024 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, ditambah lagi dari akhir tahun 2023 menuju ke awal tahun 2024 masuk pada musim penghujan, sehingga dapat meningkatkan angka kejadian kasus penyakit DBD karena banyak terdapat genangan air yang menjadikan tempat bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak, apalagi dari mobilisasi Masyarakat yang tidak terkendali dari daerah Kota ke Desa dan sebaliknya menjadikan salah satu penyebab terjadinya angka kenaikan kasus. Walaupun angka kejadian mengalami peningkatan yang tinggi namun untuk diwilayah kerja UPTD Puskesas Rajadesa tidak sampai terdapat angka kematian. Ketika terdapat kasus berdasarkan laporan dari Laboratorium Rumah Sakit di Kabupaten Ciamis dan Laboratorium UPTD Puskesmas Rajadesa langsung dilakukan penyelidikan epidemiologi dengan lintas program dan lintas sektor (Desa setempat), dengan melaksanakan kegiatan pencarian sarang nyamuk, pemberantasan sarang nyamuk, kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal pasien terkonfirmasi beserta 10 rumah disekitarnya dan penyuluhan terkait pencegahan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD di wilayah tersebut, dengan melaksanakan kegiatan Gerakan 3 M Plus (Menguras Tempat Penampungan Air, Menutup Tempat Penampungan Air dan Mendaur ulang sampah plastik atau barang bekas yang tidak dapat busuk secara alami PLUS menggunakan rephelen anti nyamuk, tidak menggantung pakaian bekas pakai, menanam tanaman yang aromanya tidak disukai oleh nyamuk dan memelihara ikan pemakan jentik.
Dengan kegiatan penyelidikan epidemiologi, melaksanakan kegiatan 3M PLUS dan penyuluhan kesehatan di wilayah yang terdapat kasus penyakit Demam Berdarah Dengue, diharapkan dapat menurunkan angka kejadian kasus di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rajadesa.